imgpbn.jpg

Harga Federico Bernardeschi mahal , Barcelona mundur

Berita yang beredar kata nya Barcelona tertarik menggunakan jasa Federico Bernadeschi. Namun harga tinggi yang dipatok Juventus membuat mereka mundur teratur.

Ketertarikan Juventus dengan gelandang Barcelona, Ivan Rakitic. Sang juara bertahan Serie A itu sempat dikabarkan mencoba memboyong Rakitic menjelang penutupan bursa transfer.

Meski bursa transfer baru akan dimulai kembali pada bulan Januari, namun Juventus sepertinya ingin segera mengunci jasa Ivan Rakitic. Belakangan, klub asuhan Maurizio Sarri tersebut sudah kembali mengadakan obrolan dengan Barcelona.

Juventus dikabarkan menginginkan harga 23 juta euro dari selisih harga kedua pemain. Angka tersebut dianggap kemahalan oleh Barcelona yang kemudian mundur dari perbincangan.

Sektor tersebut menjadi fokus utama Juventus pada bursa transfer musim panas lalu. Sayangnya, mereka hanya mampu melepas Moise Kean yang berumur sangat belia ke klub Premier League, Everton.

Rencana sebelumnya adalah melepas Gonzalo Higuain. Namun striker asal Argentina itu enggan meninggalkan Turin lantaran masih ingin membuktikan bahwa dirinya belum habis.

Terbukti, Gonzalo Higuain berhasil membubuhkan namanya di papan skor kala Bianconeri bertemu salah satu rivalnya, Napoli, dalan laga pekan kedua Serie A akhir pekan lalu. Berkat itu, Juventus bisa menjadi pemenang.

imgpbn-2.jpg

Bulan Depan, Juventus Akan Bahas Masa Depan Alegri

Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved menyatakan bahwa belum membicarakan masa depan Massimiliano Allegri. Sebab, Juventus baru akan menemui Alegri pada bulan Juni mendatang.

Karir Allegri bersama Juventus sekarang masih menjadi misteri. Kegagalan di Liga Champions akan membuat rumor tentang kepastian masa depan Alegri menjadi semakin samar-samar.

Si Nyonya Tua memastikan tidak akan memperpanjang kontrak yang ada bersama Alegri, yang masa kerjanya akan habis pada 30 Juni mendatang. Sementara, Allegri disebut mulai didekati oleh PSG untuk jadi pelatih musim depan.

Juventus sejatinya masih memiliki satu pertandingan di Serie A. Karena itulah Pavel Nedved menilai masih belum bisa untuk memastikan tentang masa depan dari Alegri. Apalagi, Si Nyonya Tua juga terbiasa akan melakukan evaluasi setelah Liga Italia berakhir.

“Pertemuan antara pelatih dan presiden selalu diadakan pada bulan Juni,” ucap Pavel Nedved dikutip dari Sky Sports Italia.

Secara tradisi, Pavel Nedved menyebut seperti itulah mekanisme yang berlaku di Juventus. Namun, jika ada sesuatu yang mendesak tentu saja bisa dipercepat. “Nanti kita akan lihat bagaimana,” sambung sang mantan pemain tersebut.

Pavel Nedved menilai untuk sekarang ini masih belum hal yang mendesar. Termasuk soal apa yang harus dilakukan pada musim depan. Pria asal Republik Ceko menilai jika skuat yang ada sudah cukup tangguh.

“Kami sekarang memiliki komposisi pemain yang terbaik di Italia dan di Eropa. Jadi, tidak mudah untuk meningkatkannya,” tandasnya.